MUSRENBANG PEMUTARAN TERAKHIR DI KECAMATAN KUTA SELATAN

Musrenbang RKPD 2017 pemuteran terkahir di Kecamatan Kuta Selatan yang berlangsung penuh interaktif dan penuh suasana kekeluargaan. Musrenbang dihadiri anggota DPRD Provinsi Bali asal Kabupaten Badung dan anggota DPRD Kabupaten Badung dari dapil Kuta Selatan serta segenap pemangku kepentingan. Tampak hadir anggota DPRD Bali I Wayan Disel Astawa, Wakil Ketua DPRD Badung asal Kuta Selatan I Nyoman Karyana beserta Anggota DPRD Badung asal Kuta Selatan yang lengkap hadir mengikuti Musrenbang Kabupaten. pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Badung, Prebekel/lurah, Wakil Ketua PKK Kabupaten Badung Kristiani Suiasa serta tokoh Masyarakat Kuta Selatan , Selas (23/2) kemarin di ruang pertemuan Kantor Camat Kuta Selatan. Pelaksanaan musrenbang pemutaran terkahir ini dapat apresiasi dan sambutan hangat Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa,SH. Wabup Suiasa mengatakan, kehadiirannya pada musrenbang ini merupakan wujud komitmen bersama bupati yang ingin memaknai spirit dan musrenbang kabupaten ini untuk memaduserasikan apa yang menjadi aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat. Sehingga dapat dituangkan dalam dokumen perencanaan daerah mulai dari tahapan musrenbang sehingga menjadi rencana kerja pemerintah dan rencana kerja tahunan. Untuk itu, Proses musrenbang mulai dari Musrenbang tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga kabupaten, harus dikawal betul sesuai mekanisme dan tahapan perencanaan pembangunann daerah."Musrenbang ini juga diharapkan akan mempertemukan hasil serapan aspirasi masyarakat yang dituangkan dalam sebuah dokumen perencanaan yang bersifat administratif," kata Suiasa. Pihaknya memandang perlu dibangun unit pelayanan pengaduan masyarakat sebagai sarana yang dapat merespons kebutuhan masyarakat, terutama terkait pelayanan publik. Dicontohkan, perlu adanya unit reaksi cepat (URC) untuk merespons berbagai permasalahan lampu penerangan jalan, sampah, jalan rusak maupun ketertiban umum. Selain akan merespons cepat keluhan masyarakat, dalam upaya menjalankan visi-misi kepala daerah melalui enam prinsip dasar pembangunan berkelanjutan, pihaknya akan memprioritaskan penataan perwajahan Kabupaten Badung melalui enam kondisi yang dikenal dengan sebutan "Temu Binal". Yakni mewujudkan Kabupaten Badung dengan suasana Terang, Mulus, Bersih, Indah, Aman dan Lancar. Kepala Bappeda Litbang Badung I Wayan Suambara menyampaikan apresiasi atas usulan program kegiatan yang telah dirancang oleh desa/kelurahan melalui Musrenbang Kecamatan untuk pembangunan tahun 2017 di Kuta Selatan. Diakuinya, dalam Musrenbang di Kuta Selatan ini pembangunan infrastruktur menjadi prioritas. Mengingat, wilayah Kuta Selatan ini menjadi pusat akomodasi dan destinasi pariwisata Kabupaten Badung. Untuk Musrenbang tahun ini, tema yang diangkat dalam pembangunan Kabupaten Badung tahun 2017 yakni "Memperkuat Kemandirian Daerah Melalui Inovasi dan Pengelolaan Potensi dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah". Camat Kuta Selatan I Wayan Wirya melaporkan bahwa usulan kegiatan yang dirangkum berdasarkan hasil Musrenbang Desa/Kelurahan di Kecamatan Kuta Selatan sebanyak 572 usulan dengan total nilai Rp 1 triliun lebih.

  • 2017-02-10 18:10:20
  • |
  • admin Bappeda
  • |
  • dibaca 789 kali